Proses Hukum KPK Jadi Sorotan, Bernard Dwiputra: Beri Ruang Penegak Hukum Bekerja

BOGOR – Di tengah ramainya informasi mengenai proses hukum yang tengah berlangsung dan melibatkan lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Ketua Terpilih BPC HIPMI Kabupaten Bogor, Bernard Dwiputra Chandra, mengajak masyarakat untuk menyikapinya secara bijak dan tidak terburu-buru mengambil kesimpulan.

Bernard mengatakan, masyarakat tentu memiliki hak untuk mengetahui perkembangan sebuah perkara. Namun, hak tersebut perlu diimbangi dengan sikap kritis dan bijak, terutama dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar di ruang publik.

Menurutnya, informasi yang belum terverifikasi dapat menimbulkan persepsi yang keliru apabila langsung dipercaya dan disebarluaskan tanpa melihat sumber maupun konteksnya.

Bacaan Lainnya

“Masyarakat memiliki hak untuk mengetahui perkembangan sebuah perkara. Tetapi kita juga harus bijak, jangan sampai informasi yang belum terverifikasi justru berkembang menjadi opini yang menyesatkan,” ujar Bernard.

Ia pun meminta masyarakat memberikan ruang kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menjalankan tugas dan kewenangannya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Bernard menilai, proses hukum harus dihormati dan diberikan kesempatan untuk berjalan secara profesional, transparan, serta berdasarkan fakta dan bukti yang ada.

“Kita hormati proses hukum yang sedang berjalan. Berikan kesempatan kepada aparat penegak hukum untuk bekerja secara profesional. Pada saatnya nanti, tentu akan ada kejelasan berdasarkan proses dan ketentuan hukum yang berlaku,” katanya.

Selain mengajak masyarakat menghormati proses hukum, Bernard juga menekankan pentingnya menjaga suasana Kabupaten Bogor tetap kondusif. Menurutnya, dinamika hukum tidak semestinya menghambat aktivitas masyarakat, dunia usaha, maupun pembangunan daerah.

Sebagai Ketua Terpilih BPC HIPMI Kabupaten Bogor, Bernard menilai stabilitas dan kepastian hukum merupakan bagian penting dalam menciptakan iklim usaha yang sehat.

“Yang tidak kalah penting adalah bagaimana kita bersama-sama menjaga Kabupaten Bogor tetap kondusif. Dunia usaha membutuhkan kepastian, masyarakat membutuhkan ketenangan, dan pemerintah juga perlu terus bekerja memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tuturnya.

Bernard menegaskan, HIPMI Kabupaten Bogor akan terus mendorong semangat positif di kalangan pelaku usaha muda. Ia berharap dinamika yang terjadi saat ini tidak membuat masyarakat kehilangan optimisme terhadap masa depan Kabupaten Bogor.

“Kami di HIPMI ingin terus membawa energi positif. Kita tetap menghormati proses hukum, tetapi di sisi lain roda ekonomi harus berjalan, anak-anak muda harus tetap produktif, dan peluang usaha harus terus dibuka,” ungkapnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengedepankan persatuan serta tidak menjadikan proses hukum sebagai alasan untuk saling menyudutkan.

“Mari kita tunggu prosesnya, jangan mendahului kesimpulan. Kita jaga persaudaraan, jaga kondusivitas, dan tetap fokus membangun Kabupaten Bogor agar semakin maju dan memiliki iklim usaha yang semakin baik,” pungkas Bernard. (B2g)

Pos terkait