Bogor– Lantunan gema salawat mengangkasa dan menggetarkan suasana di Masjid Al Mabruroh, Kelurahan Tengah, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor. Ratusan warga dari beberapa RW, serta masyarakat sekitar berkumpul penuh khidmat untuk merayakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah pada Sabtu (29/08/2026).
Acara keagamaan yang menjadi wadah sinergi harmonis antara umara (pemerintah) dan ulama ini dihadiri oleh jajaran tokoh penting. Tampak hadir Lurah Tengah Awan Sundawan, Ketua LPM Drs. H. Syamsudin, Ketua MUI Kecamatan Cibinong KH M. Saripudin, S.Pd., Ketua Paguyuban RT/RW, Pembina Bengkel Akhlak KH Ali Ghojali M.PD, serta Pembina Padakamy Dian Asmara, Babinsa dan Bhabinkamtibmas.
Ketua Panitia, Khoerudin, yang juga mewakili Ketua DKM Masjid Al Mabruroh KH Ahmad Rosadi, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh jemaah, donatur, serta para pengurus RT dan RW.
“Tanpa kerja sama yang baik dari Bapak, Ibu, dan seluruh jajaran panitia, acara ini tidak akan dapat terlaksana dengan baik. Kami berterima kasih atas pengorbanan waktu, tenaga, hingga materi yang telah diberikan,” ujar Khoerudin dalam sambutannya.
Di akhir sambutannya, Khoerudin juga menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya jika terdapat kekurangan dalam hal penyambutan, penempatan tempat duduk, maupun hidangan yang disajikan.
Dalam momen tersebut. Ketua LPM Kelurahan Tengah, Drs. H. Syamsudin, memanfaatkan kesempatan saat berkumpulnya warga diacara maulid nabi ini, untuk mengedukasi warga mengenai aspek hukum dan bahaya membakar sampah secara liar.
“Perlu kita ketahui bersama, tindakan membakar sampah ini sudah ada aturan hukum melarangnya. Asapnya mengganggu kesehatan lingkungan, bikin sesak napas tetangga, dan rawan memicu kebakaran,” tegas Syamsudin di hadapan para jemaah.
Ia mengajak masyarakat beralih ke pengelolaan sampah rumah tangga yang lebih ramah lingkungan.
Di samping itu, Ketua LPM juga membawa kabar baik mengenai rampungnya proyek betonisasi jalan di wilayah Kelurahan Tengah. Ia mengapresiasi kesabaran warga selama pembangunan berlangsung. Warga juga diimbau untuk tidak ragu melapor ke pengurus RT/RW jika menemukan fasilitas umum atau saluran air yang masih rusak, agar nantinya bisa dikawal oleh LPM dalam usulan Musrenbang tingkat kelurahan.
Sementara itu, Lurah Tengah, Awan Sundawan, SE, mengonfirmasi bahwa kehadirannya kali ini dimailid nabi dimasjid Al Mabruroh bertepatan dengan masa pengabdian tugasnya yang telah memasuki masa pensiun atau purna bakti. Momen perayaan Maulid Nabi di lingkungan ini merupakan kehadiran yang ketujuh kalinya selama ia menjabat.
Lurah Awan memberikan apresiasi khusus kepada panitia yang sukses menghadirkan langsung Ketua MUI Kecamatan Cibinong sebagai penceramah. Ia juga memuji kekompakan luar biasa yang ditunjukkan oleh warga RW 09 dan RT 04/03.
“Melalui momentum Maulid Nabi ini, saya berharap seluruh elemen masyarakat dapat terus menjaga silaturahmi serta menjalankan segala urusan dengan baik dan harmonis,” harapnya.
Sedangkan, Pembina Bengkel Akhlak KH Ali Ghojali M.PD. Mengajak warga yang mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhamad SAW dimasjid Al Mabruroh di RT 01/09 Kelurahan Tengah untuk Sholawat bersama
Sebagai puncak acara, Ketua MUI Kecamatan Cibinong, KH M. Saripudin, S.Pd., didaulat naik ke mimbar untuk memberikan siraman rohani mengenai pentingnya meneladani sifat mulia Nabi Muhammad SAW di era modern.
Dalam tausiyahnya, menegaskan bahwa Rasulullah SAW adalah figur manusia paling sempurna yang diutus ke muka bumi untuk menjadi kompas moral bagi seluruh umat manusia.
“Allah ciptakan kesempurnaan pada diri Rasulullah SAW. Dengan hikmah maulid, tentunya akan menjadikan kita manusia yang lebih baik, khususnya dalam mengimplementasikan keteladanan Rasulullah di dalam kehidupan berkeluarga dan bermasyarakat,” tutur KH M. Syaripudin.
Beliau juga meluruskan pandangan keliru mengenai hukum memperingati hari lahir nabi. KH M. Syaripudin menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki fondasi agama yang kuat sebagai sarana syiar Islam.
“Perayaan maulid merupakan salah satu sunah tul hasanah (tradisi baik) yang di dalamnya diisi dengan pembacaan salawat, kisah sejarah nabi (sirah nabawiyah), serta sedekah. Ini adalah bentuk ekspresi cinta dan syukur kita sebagai umatnya,” lanjut beliau sambil mendoakan agar semangat persatuan umat yang terlihat dalam acara tersebut bernilai pahala di sisi Allah SAW.
Acara yang berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan ini kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Ketua DKM Masjid Al Mabruroh, KH Ahmad Rosadi, sebelum akhirnya ditutup dengan pembagian hidangan tradisi maulid kepada seluruh jemaah yang hadir. (Gn)






