Pemasangan Pamsimas Desa Cileungsi Ciawi Mulai Terkuak, RT Ungkap Adanya Informasi Soal Calon Pelanggan Baru

BOGOR — Polemik pemasangan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) di Desa Cileungsi, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, mulai menemukan titik terang.
Salah seorang ketua RT setempat menuturkan adanya informasi yang pernah diterimanya terkait calon konsumen baru yang ingin mendapatkan sambungan air Pamsimas.

Menurut penuturannya, ketika ada calon konsumen baru yang ingin memasang sambungan, terdapat informasi agar biaya pemasangan dibuat lebih mahal. Hal tersebut disebut memiliki dua alasan, yakni agar calon pelanggan mengurungkan niatnya dan karena jumlah pelanggan dinilai sudah melebihi kuota.

“Jujur waktu itu pernah ada informasi bahwa ketika ada calon konsumen ingin pasang baru, dimahalkan saja. Alasannya supaya tidak mau dan karena sudah lebih dari kuota,” tutur salah seorang RT.

Bacaan Lainnya

Namun, ketika ditanya apakah sistem tersebut sudah menjadi ketentuan baku atau aturan resmi pengelola Pamsimas, dirinya mengaku tidak mengetahui secara pasti.

“Adapun terkait sudah baku atau tidak, saya sendiri tidak tahu,” ujarnya.
Pernyataan tersebut kini menjadi perhatian karena menyangkut akses masyarakat terhadap layanan air bersih serta transparansi dalam penentuan biaya pemasangan sambungan baru.

Ketua LSM penjara kabupaten Bogor bangbang mengatakan Jika memang terdapat pembatasan kuota dan perbedaan biaya pemasangan, publik berhak mengetahui dasar aturan, mekanisme penetapan tarif, serta siapa pihak yang memiliki kewenangan menentukan biaya tersebut.

Jangan sampai alasan “sudah melebihi kuota” justru menjadi pintu munculnya kebijakan pemasangan dengan biaya yang tidak jelas dasar hukumnya.

Karena itu, pengelola Pamsimas bersama Pemerintah Desa Cileungsi perlu memberikan penjelasan secara terbuka kepada masyarakat. Termasuk membuka data jumlah pelanggan, kapasitas layanan, ketentuan pemasangan baru, serta standar biaya yang berlaku.

Publik menunggu: apakah mahalnya pemasangan pelanggan baru benar-benar karena keterbatasan kuota, atau ada kebijakan lain yang belum dijelaskan juga jangan jadi akal akalan untuk mencari keuntungan kelompok atu pribadi kepada masyarakat?

Konfirmasi dari pengelola Pamsimas dan Pemerintah Desa Cileungsi penting agar persoalan ini tidak berkembang menjadi polemik dan seluruh pihak mendapatkan informasi yang berimbang.( Tim)

Pos terkait