ANGGARAN PEMELIHARAAN RATUSAN JUTA, PASAR CIAWI MASIH MEMPRIHATINKAN: LSM PENJARA DESAK AUDIT PERUMDA PASAR TOHAGA

banner 468x60

Bogor – Ketua LSM PENJARA Kabupaten Bogor bangbang menyoroti keras pengelolaan Pasar Ciawi yang berada di bawah Perumda Pasar Tohaga. Pasalnya, anggaran pemeliharaan pasar yang setiap tahun mencapai ratusan juta rupiah dinilai tidak berbanding lurus dengan kondisi fasilitas yang masih banyak dikeluhkan pedagang dan masyarakat.
Berdasarkan laporan evaluasi pemeliharaan, tingkat kepuasan pengguna Pasar Ciawi hanya mencapai 72,3 persen, masih di bawah standar nasional pasar rakyat. Sementara capaian program pemeliharaan hanya sekitar 65 persen dari target yang telah ditetapkan.

Menurut Ketua LSM PENJARA, persoalan utama bukan lagi soal adanya anggaran, melainkan efektivitas penggunaan anggaran tersebut.

“Kalau anggaran pemeliharaan tersedia setiap tahun, mengapa drainase masih tersumbat, area parkir rusak, toilet kotor, bangunan retak, dan sejumlah fasilitas pasar masih memprihatinkan? Ini yang harus dijawab oleh Perumda Pasar Tohaga,” tegasnya.

Bacaan Lainnya

Ia menilai kondisi tersebut menunjukkan lemahnya pengawasan dan pelaksanaan program pemeliharaan. Bahkan penyerapan anggaran yang hanya sekitar 62 persen menimbulkan pertanyaan besar mengenai perencanaan dan prioritas pekerjaan yang dilakukan pengelola pasar.

LSM PENJARA kabupaten Bogor bangbang mendesak dilakukan audit menyeluruh terhadap penggunaan anggaran pemeliharaan Pasar Ciawi. Sebab, masyarakat dan pedagang berhak mengetahui secara terbuka ke mana anggaran tersebut digunakan.

“Jangan sampai anggaran pemeliharaan terus dianggarkan setiap tahun, tetapi kondisi pasar tetap rusak dan keluhan pedagang tidak pernah terselesaikan. Ini menyangkut uang publik yang harus dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

LSM PENJARA juga meminta Bupati Bogor, Inspektorat Daerah, dan DPRD Kabupaten Bogor turun tangan melakukan evaluasi terhadap kinerja Perumda Pasar Tohaga dalam mengelola Pasar Ciawi.
“Pasar adalah pusat ekonomi rakyat. Kalau pengelolaannya baik, pedagang nyaman dan masyarakat diuntungkan. Namun jika anggaran besar tidak menghasilkan perbaikan nyata, maka perlu ada pemeriksaan dan evaluasi serius,” tambahnya.

Ketua LSM PENJARA kabupaten Bogor bangbang menegaskan pihaknya akan terus mengawal persoalan ini hingga ada keterbukaan dan perbaikan nyata di Pasar Ciawi.

“Jangan hanya laporan di atas kertas yang terlihat bagus. Yang dibutuhkan masyarakat adalah bukti nyata di lapangan. Jika pasar masih rusak sementara anggaran terus berjalan, maka publik berhak mempertanyakan pengelolaannya,” pungkasnya.( Redaksi)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60