BOGOR — Pelaksanaan program Bangke di Desa Cijeruk, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, mendapat sorotan dari Indra S, salah satu tokoh masyarakat desa setempat. Ia menegaskan bahwa setiap pekerjaan pembangunan harus dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis yang telah disyaratkan, terutama terkait ketebalan dan kualitas beton.
Menurut Indra Surkana salah satu tokoh Cijeruk pembangunan yang menggunakan anggaran pemerintah harus mengutamakan mutu pekerjaan agar hasilnya kuat, tahan lama, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Pekerjaan harus sesuai dengan spesifikasi teknis yang disyaratkan, terutama ketebalan dan kualitas beton. Mutunya harus memenuhi standar yang berlaku, termasuk SNI apabila dipersyaratkan dalam pekerjaan tersebut,” tegas Indra.
Ia menilai, kesesuaian antara perencanaan dan pelaksanaan di lapangan menjadi hal penting yang perlu diperhatikan. Jangan sampai pembangunan hanya terlihat baik secara kasatmata, tetapi kualitas material maupun ketebalannya tidak sesuai dengan ketentuan teknis.
Indra juga mendorong agar pihak pelaksana, pemerintah desa, serta instansi terkait melakukan pengawasan secara serius terhadap proses pengerjaan. Pemeriksaan sebaiknya tidak hanya dilakukan saat pekerjaan berlangsung, tetapi juga melalui pengukuran ketebalan, pemeriksaan mutu material, dan pengujian beton apabila diperlukan.
Menurutnya, keterbukaan informasi mengenai anggaran, volume pekerjaan, dan spesifikasi teknis juga penting agar masyarakat dapat ikut mengawasi penggunaan uang negara.
“Yang terpenting, pembangunan harus sesuai perencanaan dan dapat dipertanggungjawabkan. Masyarakat berhak mendapatkan hasil pekerjaan yang berkualitas karena infrastruktur tersebut digunakan untuk kepentingan bersama,” ujarnya.
Minta Pengawasan dan Evaluasi Terbuka
Sorotan tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan program pembangunan tidak cukup dinilai dari selesainya pekerjaan. Mutu konstruksi, kesesuaian spesifikasi, dan pertanggungjawaban anggaran juga harus menjadi perhatian utama.
Karena itu, pihak pemerintah desa dan instansi terkait diharapkan dapat memberikan penjelasan mengenai spesifikasi teknis serta mekanisme pengawasan program Bangke di Desa Cijeruk.
Apabila ditemukan ketidaksesuaian, evaluasi dan pemeriksaan teknis perlu dilakukan berdasarkan hasil pengukuran serta bukti di lapangan, sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan secara objektif dan sesuai ketentuan.
Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan mengenai hasil pemeriksaan teknis atas pekerjaan tersebut. Konfirmasi dari pemerintah desa maupun pihak pelaksana diperlukan agar informasi yang disampaikan kepada publik tetap berimbang. (Cudel)







