Foto : Kotoran Sapi PT. Sura Dibuang Kesawah
Sukabumi, Kompasjabar – Warga RT 03 RW 06 mengaku sudah geram dengan aktivitas kandang sapi milik PT Susu Nusantara Berjaya yang dinilai mengabaikan keluhan masyarakat. Bau menyengat dari kotoran sapi serta pencemaran air menjadi sumber utama keresahan warga.
Menurut keterangan warga, sejak kandang sapi tersebut beroperasi beberapa bulan terakhir, kondisi lingkungan berubah drastis. Air yang sebelumnya dapat digunakan untuk mencuci kini tidak lagi layak pakai karena diduga tercemar limbah kotoran sapi yang dibuang langsung ke selokan.
“Dulu air masih bisa dipakai, sekarang sudah tidak bisa karena kotor dan bau. Kalau buka pintu rumah, bau langsung masuk, sampai bikin mual,” ujar salah satu warga yang rumahnya berada sangat dekat dengan lokasi kandang. Selasa, (31/03/2026)
Warga menilai, keberadaan kandang tersebut sudah sangat mengganggu kenyamanan dan kesehatan lingkungan. Mereka pun mendesak agar kandang sapi segera ditutup sebelum dampaknya semakin meluas.
Menindaklanjuti keluhan tersebut, Ketua Umum LSM Komando Baladewa Indonesia, I Ketut Astawa, bersama jajaran pengurus seperti Wakil Ketua Umum, pendiri, dan anggota turun langsung ke lokasi untuk melakukan peninjauan.
Dari hasil pantauan di lapangan, ditemukan bahwa limbah kotoran sapi dibuang ke area sawah yang berada tidak jauh dari permukiman warga, sehingga berpotensi mencemari lingkungan sekitar.
I Ketut Astawa menegaskan, pihaknya akan segera mengambil langkah tegas.
“Kami dalam waktu dekat akan melayangkan surat audiensi ke pihak perusahaan. Jika tidak ada respon yang serius, kami akan lanjutkan ke pemerintah kabupaten dan DPRD Sukabumi. Kami kasihan terhadap warga yang setiap hari harus mencium bau menyengat dari kotoran sapi,” tegasnya.
Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan dan tidak menutup mata terhadap kondisi yang mereka alami, sebelum dampak lingkungan dan kesehatan menjadi semakin parah. (Wahyu)










