Menu MBG Saat Ramadhan Jadi Polemik, Warga Ciseeng Soroti Kualitas Gizi

banner 468x60

Foto : menu mbg sdn ciseeng 02 untuk tiga hari

Bogor, Kompasjabar – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada bulan Ramadhan menuai polemik di tengah masyarakat. Pasalnya, menu kering yang diterima oleh para penerima manfaat dinilai terkesan asal-asalan dan tidak memenuhi standar gizi yang layak.

Sejumlah warga menilai menu yang dibagikan jauh dari harapan program yang seharusnya memberikan asupan makanan bergizi bagi masyarakat.

Bacaan Lainnya

Selain itu, keberadaan ahli gizi di setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) juga dipertanyakan karena dinilai tidak menjalankan fungsi penilaian gizi secara maksimal.

Beberapa penerima manfaat mengaku hanya mendapatkan makanan ringan atau menu kering yang kualitasnya dianggap kurang layak jika disebut sebagai makanan bergizi.

Salah seorang warga Kecamatan Ciseeng mengungkapkan kekecewaannya terhadap pelaksanaan program tersebut.
“Kalau menunya seperti ini, lebih baik programnya ditutup saja daripada hanya terkesan asal-asalan,” ujar salah satu warga Ciseeng.

Di sisi lain, warga juga meminta DPR RI Komisi IX untuk memanggil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) guna mempertanggungjawabkan pelaksanaan dan penggunaan anggaran program MBG, mengingat dana yang digunakan berasal dari pajak masyarakat.

Warga berharap pemerintah segera melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program MBG, mulai dari kualitas menu, pengawasan ahli gizi, hingga sistem distribusi kepada para penerima manfaat agar tujuan program benar-benar tercapai.

Masyarakat juga meminta pihak terkait turun langsung melakukan pengecekan di lapangan, sehingga program yang bertujuan meningkatkan gizi masyarakat tidak justru menimbulkan polemik di tengah masyarakat. (Wahyu)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60