Sukabumi, Kompasjabar – Memasuki satu tahun masa kepemimpinan dan , sejumlah capaian pembangunan mulai dirasakan masyarakat Kabupaten Sukabumi.
Berdasarkan data yang dihimpun, angka kemiskinan berhasil ditekan hingga 6,41 persen. Penurunan ini disebut sebagai hasil dari berbagai program intervensi sosial dan ekonomi yang menyasar langsung masyarakat berpenghasilan rendah.
Di sektor perumahan, pemerintah daerah telah membangun dan merehabilitasi lebih dari 780 unit Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Program ini menjadi salah satu prioritas dalam meningkatkan kualitas hidup warga.
Tak hanya itu, kebijakan bantuan sosial responsif, program sembako murah, serta bazar murah rutin digelar guna menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika harga kebutuhan pokok. Pemerintah daerah juga berupaya menjaga stabilitas harga pangan agar tetap terkendali.
Dalam mendukung pelayanan publik, pengadaan mobil Sabilulungan dilakukan untuk mempercepat layanan kepada masyarakat, terutama di wilayah yang sulit dijangkau.
Di bidang pendidikan, Pemkab Sukabumi menghadirkan program Beasiswa Bupati Sukabumi yang bekerja sama dengan serta sejumlah perguruan tinggi lainnya. Program ini membuka peluang lebih luas bagi pelajar berprestasi maupun dari keluarga kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Sementara itu, di sektor kesehatan, masyarakat kini dapat berobat gratis di puskesmas hanya dengan membawa KTP, sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan akses layanan kesehatan yang merata dan inklusif.
Memasuki tahun kedua kepemimpinan, berbagai program tersebut diharapkan terus diperkuat agar manfaatnya semakin luas dan berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi.
Reporter : Wahyu Diansyah








