Bogor kompasjabar.com – Seorang oknum kepala sekolah SMK di Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, tengah menjadi sorotan setelah diduga terlibat dalam hubungan pribadi yang tidak pantas.
Sebagai kepala sekolah, yang bersangkutan memiliki tugas utama mengelola sekolah, mengawasi kinerja guru, mengatur kurikulum, serta mengurus sarana dan prasarana. Selain itu, ia juga menjalankan fungsi manajerial seperti perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian di lingkungan sekolah.
Namun, berdasarkan informasi yang beredar, oknum tersebut diduga menjalin komunikasi intens dengan seorang wanita melalui pesan di telepon genggam. Bahkan, keduanya disebut-sebut telah membuat janji untuk bertemu di sebuah tempat, termasuk rencana pertemuan di kawasan Cimalati.
Saat dikonfirmasi oleh media melalui sambungan telepon seluler, yang bersangkutan memberikan klarifikasi. Ia menyatakan bahwa dirinya tidak sepenuhnya bersalah dalam situasi tersebut.
“Saya yang ditelepon, dia yang mengajak. Masa saya yang disalahkan,” ungkapnya kepada awak media.( Tim)











