Warga Khawatir Bangunan Tinggi Milik Perusahaan, Diduga Berdiri di Atas Tanah Urugan

banner 468x60

Bogor, Kompasjabar – Warga Kampung Nyenang bersama santri Pondok Pesantren Ta’limul Majani Almajidiah, RT 03 RW 02, Desa Muarajaya, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, mengaku khawatir terhadap keberadaan bangunan tinggi milik PT Tirta Fresindo Jaya (Mayora) yang berdiri di dekat permukiman mereka.

Kekhawatiran tersebut muncul karena bangunan perusahaan dinilai jauh lebih tinggi dibandingkan rumah warga di sekitarnya.

Pimpinan pondok pesantren setempat mengungkapkan bahwa bangunan tersebut diduga didirikan di atas tanah urugan, yang dinilai memiliki tingkat kestabilan rendah.

Bacaan Lainnya

“Kami khawatir jika bangunan itu roboh, dampaknya bisa langsung menimpa area pondok pesantren. Apalagi kalau benar berdiri di atas tanah urugan, tentu lebih berisiko karena tanah seperti itu cenderung labil, jarak bangunan perusahaan dan ponpes jaraknya kurang lebih 5 meter, ” ujarnya.

Selain itu, warga juga mengaku semakin cemas ketika memikirkan potensi bencana alam seperti gempa bumi. Mereka menilai kondisi tersebut dapat memperbesar risiko terjadinya kerusakan serius.

“Tidak kebayang kalau terjadi gempa. Kami jadi tidak bisa tenang,” ungkap salah satu warga.

Warga berharap pihak terkait, baik pemerintah daerah maupun perusahaan, dapat segera melakukan pengecekan dan memberikan penjelasan secara terbuka terkait keamanan bangunan tersebut.

Mereka juga meminta adanya kajian teknis guna memastikan bangunan memenuhi standar keselamatan, sehingga tidak membahayakan masyarakat sekitar.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak terkait lainnya maupun pihak perusahaan, terkait keamanan bangunan tinggi tersebut. (Wahyu) 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60