Bogor, Kompasjabar — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Caringin menyebabkan Tebing Penahan Tanah (TPT) di Lapangan Bola Curug Dengdeng, Kampung Curug Dengdeng, Desa Caringin, Kabupaten Bogor, longsor pada Selasa (24/3/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.
Longsor terjadi sepanjang kurang lebih 15 hingga 20 meter dengan tinggi sekitar 4 meter. Akibatnya, dua rumah warga yang berada tepat di bawah lokasi TPT mengalami dampak cukup parah.
Material longsoran berupa tanah, air, dan lumpur masuk ke dalam rumah warga. Kondisi ini diperparah dengan posisi permukiman yang hanya berjarak beberapa meter dari titik longsor.
Diduga, ambruknya TPT dipicu oleh tersumbatnya saluran drainase, sehingga aliran air tidak berjalan lancar dan menekan struktur penahan tanah hingga akhirnya tidak mampu menahan beban.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, warga mengalami kerugian materiil akibat genangan air dan lumpur yang merendam bagian dalam rumah.
Salah satu warga terdampak mengungkapkan, kejadian berlangsung saat hujan deras dan air langsung masuk ke dalam rumahnya hingga ke bagian dapur.
“Iya, kemarin sekitar jam 5 sore kejadiannya saat hujan lebat. Air masuk ke dapur rumah saya, sampai saya tidak bisa tidur karena takut ada longsor susulan,” ujarnya.
Sekretaris Desa Caringin, Faisal Akmali, menyampaikan bahwa dua rumah warga terdampak langsung oleh banjir lumpur akibat longsor tersebut.
“Dua rumah yang kena dampaknya banjir dan lumpur, kalau yang kena banjir hampir semua warga sekitar,” kata Faisal, Rabu (25/3/2026).
Ia menambahkan, longsor di lokasi tersebut bukan kali pertama terjadi. Pihak desa menduga penyebab utama adalah saluran drainase yang tersumbat, ditambah adanya bangunan yang terlalu maju sehingga mengganggu aliran air.
“Kami juga bingung, longsor selalu terjadi di lokasi itu. Kami menduga akibat aliran air yang tersumbat sehingga berbalik arah dan TPT tidak kuat menahan luapan air,” tambahnya.
Saat ini, pihak desa bersama kecamatan serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor telah turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan awal terhadap dampak longsor. (Wahyu)










