Ratusan Dapur SPPG di Jawa Barat Ditutup Sementara, Diduga Tak Penuhi Standar Operasional

banner 468x60

Bogor, Kompasjabar – Ratusan dapur milik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Jawa Barat dilaporkan ditutup sementara setelah hasil evaluasi menunjukkan sejumlah dapur tidak memenuhi standar operasional dan sanitasi yang ditetapkan pemerintah.

Penutupan ini merupakan bagian dari evaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bertujuan memastikan kualitas makanan yang disalurkan kepada masyarakat tetap terjaga dari sisi gizi, kebersihan, serta keamanan pangan.

Berdasarkan data dari Badan Gizi Nasional (BGN), sekitar 350 dapur SPPG di Jawa Barat dihentikan sementara operasionalnya. Secara nasional, terdapat 1.512 dapur MBG di Pulau Jawa dengan rincian, DKI Jakarta 50 dapur, Banten 62 dapur, Jawa Barat 350 dapur, Jawa Tengah 54 dapur, DI Yogyakarta 208 dapur, Jawa Timur 788 dapur.

Bacaan Lainnya

yang turut dievaluasi dan ditutup sementara hingga memenuhi standar yang berlaku.

Penutupan sementara dilakukan setelah ditemukan sejumlah persoalan di lapangan, mulai dari fasilitas dapur yang belum memenuhi standar higienitas, pengolahan limbah yang belum sesuai ketentuan, hingga belum lengkapnya perizinan kesehatan seperti sertifikat laik higiene sanitasi.

Ketua Persaudaraan Wartawan Online Bocimi (PWOB), Ujang Maturidi, menilai langkah evaluasi tersebut perlu dilakukan agar kualitas program tetap terjaga.

“Program makan bergizi ini sangat baik untuk masyarakat, tetapi pengelola dapur harus benar-benar memenuhi standar kebersihan dan pengolahan makanan. Jangan sampai tujuan meningkatkan gizi justru menimbulkan masalah kesehatan,” ujarnya.

Sementara itu, pemerintah menegaskan bahwa penutupan dapur bersifat sementara. Pengelola dapur diminta segera melakukan perbaikan terhadap fasilitas, sistem sanitasi, serta manajemen pengolahan makanan sesuai standar yang telah ditetapkan.

Apabila seluruh persyaratan telah dipenuhi dan dinyatakan layak oleh pihak terkait, dapur SPPG tersebut dapat kembali beroperasi untuk mendukung kelancaran program MBG bagi masyarakat penerima manfaat.

Masyarakat pun berharap pengawasan terhadap operasional dapur SPPG dilakukan secara berkala agar kualitas makanan yang disalurkan benar-benar memenuhi standar gizi dan kesehatan yang layak. (Wahyu) 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60