Peninggalan Belanda di Kampung Cipopokol Hilir Hilang, Warga Sayangkan Kurangnya Pelestarian

banner 468x60

Bogor – Peninggalan sejarah masa kolonial Belanda di Indonesia selama ini dikenal memiliki nilai tinggi dan bahkan menjadi perhatian dunia. Berbagai infrastruktur seperti bangunan kantor, jalan, hingga saluran air masih banyak digunakan hingga sekarang.

Namun, kondisi berbeda terjadi di Kampung Cipopokol Hilir RT 02 RW 03, Desa Pasir Muncang, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. Salah satu peninggalan berupa talang air peninggalan Belanda telah hilang. Dan sudah berubah tidak seperti dulu
Warga setempat menyayangkan hilangnya talang air tersebut, mengingat nilai sejarah yang dimilikinya. Menurut mereka, peninggalan seperti ini seharusnya dijaga dan dirawat sebagai bagian dari warisan budaya.

Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon seluler, Kepala Desa Pasir Muncang Yudi Wahyudin, menjelaskan bahwa talang air tersebut sudah dalam kondisi rusak.
“Karena sudah banyak yang bocor dan sering menyebabkan banjir, akhirnya dibongkar. Selain itu juga untuk pelebaran jalan,” ungkapnya.

Bacaan Lainnya

Keputusan tersebut menimbulkan pro dan kontra di masyarakat. Di satu sisi, perbaikan infrastruktur dianggap penting untuk kenyamanan warga. Namun di sisi lain, hilangnya peninggalan bersejarah dinilai sebagai kerugian yang tidak tergantikan.
Peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya perhatian terhadap pelestarian benda bersejarah, terutama yang masih tersebar di wilayah pedesaan.****

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60