HIMA PERSIS Garut Soroti Peran Strategis Pemuda sebagai Pilar Perubahan Umat

banner 468x60

Garut, Kompasjabar.com – Peran pemuda dalam membangun peradaban umat kembali ditegaskan oleh kalangan mahasiswa yang tergabung dalam HIMA PERSIS Garut. Dalam pandangan mereka, pemuda memiliki posisi yang sangat vital sebagai agen perubahan (agent of change) yang mampu menjawab berbagai tantangan zaman dengan berlandaskan nilai-nilai Islam.

Hal tersebut disampaikan oleh Rizki Insani bersama rekan-rekannya dalam sebuah diskusi internal organisasi. Ia menuturkan bahwa pemuda hari ini dihadapkan pada tantangan yang tidak ringan, mulai dari krisis moral, pengaruh budaya luar, hingga lemahnya pemahaman keagamaan di kalangan generasi muda.

“Pemuda harus tampil sebagai solusi, bukan justru larut dalam masalah. Dengan bekal ilmu dan iman, kita bisa menjadi pelopor perubahan yang membawa kebaikan bagi umat,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Menurut Rizki, mahasiswa memiliki tanggung jawab ganda, yakni sebagai insan akademis dan sebagai kader dakwah. Oleh karena itu, penting bagi pemuda untuk tidak hanya unggul dalam bidang keilmuan umum, tetapi juga memiliki pemahaman agama yang kuat dan lurus sesuai dengan Al-Qur’an dan Sunnah.

Selain sebagai agen perubahan, pemuda juga berperan sebagai penjaga kemurnian aqidah. Di tengah derasnya arus informasi dan pemikiran yang beragam, mahasiswa dituntut untuk memiliki kemampuan menyaring serta mengkritisi setiap ide yang bertentangan dengan ajaran Islam.

Rekan-rekan Rizki di HIMA PERSIS Garut juga menambahkan bahwa kaderisasi menjadi bagian penting dalam membentuk generasi masa depan. Melalui proses pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan lahir pemuda yang siap menjadi penerus perjuangan ulama dan pemimpin umat di masa mendatang.

“Regenerasi itu kunci. Kita ingin mencetak kader yang tidak hanya cerdas, tapi juga berakhlak dan siap terjun langsung ke masyarakat,” ungkap salah satu peserta diskusi.

Lebih lanjut, pemuda juga didorong untuk aktif dalam gerakan amar ma’ruf nahi munkar dengan pendekatan yang bijak, santun, dan solutif. Peran ini dinilai sangat penting dalam menjaga keseimbangan sosial serta memperkuat nilai-nilai kebaikan di tengah masyarakat yang semakin dinamis.

Tidak hanya dalam lingkup keagamaan, pemuda juga diharapkan mampu berkontribusi dalam pembangunan sosial, pendidikan, dan ekonomi umat. Kemandirian menjadi salah satu aspek yang terus didorong agar generasi muda tidak bergantung, melainkan mampu menciptakan peluang dan memberikan manfaat yang luas.

Dengan berbagai peran tersebut, HIMA PERSIS Garut menegaskan bahwa pemuda bukan sekadar generasi penerus, melainkan ujung tombak dalam membangun peradaban yang berlandaskan iman, ilmu, dan amal.

Melalui semangat kebersamaan dan komitmen terhadap nilai-nilai Islam, pemuda diharapkan mampu menjadi kekuatan utama dalam menghadapi tantangan global serta mewujudkan masyarakat yang lebih baik di masa depan. (ful) 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60