Bogor, Kompasjabar – Dugaan pelanggaran penyaluran BBM bersubsidi kembali mencuat. Salah satu di wilayah Ciawi disorot lantaran diduga membiarkan pembeli menggunakan motor bertangki besar mengisi bahan bakar jenis Pertalite secara berulang kali.
Berdasarkan pantauan di lapangan, kendaraan roda dua dengan tangki modifikasi tampak bolak-balik melakukan pengisian Pertalite. Meski terindikasi dilakukan lebih dari satu kali dalam waktu berdekatan, pengawas dan operator SPBU tetap melayani tanpa penolakan.
Saat dimintai keterangan, pengawas SPBU menyebut hal tersebut bukan persoalan. “Maju sampai lima kali balik juga tidak masalah,” ujarnya singkat. Selasa, (03/03/2026)
Padahal, sesuai ketentuan pemerintah, BBM bersubsidi seperti Pertalite diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak dan tidak untuk diperjualbelikan kembali secara bebas atau eceran. Praktik pengisian berulang menggunakan tangki besar dikhawatirkan membuka celah penyalahgunaan subsidi serta merugikan masyarakat luas.
Dengan adanya dugaan tersebut, pemerintah daerah maupun tim pengawasan dan penindakan dari diharapkan segera turun tangan melakukan inspeksi dan evaluasi. Pengawasan yang tegas dinilai penting agar distribusi BBM bersubsidi tepat sasaran dan tidak dimanfaatkan oleh oknum tertentu.
Masyarakat pun berharap ada tindakan cepat dan transparan guna menjaga keadilan serta ketersediaan bahan bakar bagi warga yang benar-benar membutuhkan. (Wyu)










