Bogor, Kompasjabar — Sejak berdirinya Batching Plant milik PT Pionir Beton Industri di Desa Watesjaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, perekonomian masyarakat sekitar disebut mengalami peningkatan signifikan. Perusahaan yang bergerak di bidang produksi beton tersebut diketahui menyerap hampir 60 persen tenaga kerja dari warga setempat.
Wawan, yang saat itu menjabat sebagai Ketua RW ketika perusahaan akan mendirikan batching plant, mengungkapkan bahwa dirinya secara langsung meminta kepada pihak perusahaan agar memprioritaskan warga sekitar dalam perekrutan tenaga kerja.
“Pada waktu PT Pionir akan mendirikan batching plant, saya yang meminta kepada pihak perusahaan agar pekerja diprioritaskan dari warga sekitar. Alhamdulillah, pihak perusahaan merespons baik permintaan tersebut,” ujar Wawan saat berbincang.
Menurutnya, keberadaan perusahaan tersebut sangat membantu meningkatkan taraf ekonomi masyarakat, terutama bagi keluarga yang sebelumnya kesulitan mendapatkan pekerjaan tetap.
Salah satu karyawan yang enggan disebutkan namanya berharap perusahaan tetap dapat beroperasi di wilayah tersebut. Ia mengaku khawatir jika terjadi penghentian operasional yang berdampak pada nasib para pekerja, terlebih menjelang hari raya ketika kebutuhan rumah tangga meningkat.
“Harapan kami perusahaan ini tetap bisa beroperasi. Apalagi menjelang hari raya, kebutuhan semakin meningkat. Jangan sampai kami dirumahkan,” keluhnya.
Warga menilai, selain membuka lapangan pekerjaan, aktivitas perusahaan juga memberikan dampak ekonomi tidak langsung bagi pelaku usaha kecil di sekitar lokasi, seperti warung makan dan jasa lainnya yang turut merasakan peningkatan pendapatan.
Dengan kontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja lokal, masyarakat berharap adanya solusi terbaik agar operasional perusahaan tetap berjalan tanpa mengabaikan aturan dan kepentingan lingkungan sekitar.
Reporter : Wahyu Diansyah









