
Menurut keterangan konsumen, pada hari pengantaran tidak ada kurir yang datang ke rumah, kurir juga tidak menghubungi saya, namun di sistem Lazada tercatat paket gagal dikirim. Kondisi tersebut menimbulkan kekecewaan, terlebih barang yang dipesan sangat dibutuhkan dan sebagian merupakan titipan untuk pesanan pihak lain.
Selain keterlambatan barang, konsumen juga mengaku khawatir status akun Lazada miliknya terdampak, khususnya terkait sistem pembayaran Cash On Delivery (COD). Ia menilai kegagalan pengiriman yang bukan disebabkan oleh konsumen berpotensi merugikan akun pengguna, apabila sistem mencatatnya sebagai penolakan atau kegagalan sepihak.
“Kami sudah menunggu lama, tidak ada kurir yang datang, tapi di aplikasi malah tertulis gagal kirim. Ini jelas merugikan kami sebagai konsumen,” ungkapnya.
Konsumen meminta pihak Lazada untuk bertanggung jawab dan melakukan evaluasi serius terhadap kinerja kurir di lapangan. Ia menilai, apabila praktik seperti ini dibiarkan, maka akan merugikan banyak konsumen lain, terutama mereka yang sangat bergantung pada layanan pengiriman tepat waktu.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Lazada belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan kegagalan pengiriman oleh kurir di wilayah Purwasari Regency tersebut.
Reporter : Wahyu Diansyah









